Blogger templates

Wildan Izzaty (1110032100003), Viviana (1110032100064), Redian (1110032100040) kami dari kelomppok 11 menjelaskan Perkawinan dan Kematian agama Konghucu. Perbandingan Agama-B. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. dengan Dosen Pembimbing: Drs. H. Siti Nadroh, MA dalam mata kuliah TAOISME DAN KONFUSIANISME
WELCOME TO OUR BLOG-COMPARATIVE RELIGION

Selasa, 22 Mei 2012

Tempat Peribadatan

Kong Hu Chu

Tri Nabi (Lao Tze, Kong Zhe dan Buddha)
hiolo kecil indah yang berada di altar Tri Nabi Agung

Hioli dengan bahan Logam

untuk bersembahyang memuja Kwan Seng Tek Kun, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kwan Kong (Guan Gong), terletak di pojok sebelah kanan Kelenteng Seng Bo Kiong. Kwan Kong adalah seorang Jenderal masyhur yang hidup di jaman Tiga Negara (Sam Kok, tahun 165 – 219 Masehi). Kwan Kong dipercaya telah mencapai kesempurnaan, dengan gelar Bodhisatva Satyakalama, Kwan Seng Tek Kun (Guan Sheng Di Jun).

untuk memuja Hok Tek Tjeng Sin, yang juga disebut Tho Te Kong, Dewa Bumi, dewa yang paling populer dan bisa ditemukan di semua pasar tua di kota dimana ada orang Cina tinggal, karena ia dipercaya sebagai sumber rezeki dan pembawa kemakmuran.

untuk memuja Thian Sian Seng Bo, yang adalah dewi laut, dewi pelindung para pelaut dari bahaya selama mengarungi lautan. Ini bisa dimengerti karena Bitung adalah kota yang terletak di tepian pantai.

Altar untuk memuja Dewi Kwan Im 


Hiolo, tempat para pengunjung menancapkan batang hio yang sudah dibakar setelah dipakai untuk bersembahyang


---------------------------------------------------------------------------
Tempat ibadah Tiga drama (Tao, Budhha, dan Kong hu chu), Tuban

Lao Zi and Kong hu chu
Klenteng 




1 komentar:

  1. Jgn bodohin umat dengan 3 Agama melalui tangan jurnalis, semestinya masing2 agama berdiri sendiri, dengan pengabungan agama sama saja membohongi masyarakat awam serta asal usul Tou, Buddha dan Khonghucu juga tdk sama (salah satu contoh antara Katholik dan Kristen saja tdk bs digabungkan).

    Rekan2 pers jangan mau dibodohin narasumber, karena mereka gunakan tangan kita mengali dana dari orang2 Tionghoa yg buta agama.

    Stop Sinkretisme dan simak http://www.youtube.com/watch?v=NxpsuEYqX7A&feature=related

    BalasHapus